Wisma Jati
Rumah Indis 1930-an di Kotabaru dipulihkan menjadi penginapan delapan kamar yang tenang.
- Proyek
- Wisma Jati
- Klien
- Keluarga Pambayun
- Lokasi
- Kotabaru, Yogyakarta
- Luas
- 640 m²
- Selesai
- 2025
- Durasi
- 11 bulan
- Lingkup
- Restorasi, desain interior, perabot khusus, pengawasan
- Foto
- Basile Morin (lisensi terbuka)
- No. gambar
- KA-01-2025
Brief
Keluarga Pambayun mewarisi rumah kakek mereka: langit-langit empat meter, tegel kunci yang retak, dan lemari jati yang terlalu berat untuk dipindahkan. Mereka ingin rumah itu hidup lagi tanpa kehilangan ingatannya.
Pendekatan
Tegel kunci dicetak ulang di Kotagede dari motif lantai lama, keping yang masih utuh dipakai lagi di lorong. Pintu dan jendela jati diserut, diminyaki, dan dipasangi engsel baru, bukan diganti.
Kamar tidur dipindah ke sisi timur supaya tamu bangun dengan cahaya pagi. Ruang duduk di depan menjadi tempat semua orang berkumpul: daybed jati, lampu lantai kuningan, dan jendela tinggi yang selalu terbuka.
Denah · 640 m²
Bagaimana ruangnya tersusun.
Arahkan kursor ke sebuah ruang untuk melihat fotonya. Ketuk sebuah ruang untuk melihat fotonya.
Sketsa → jadi
Yang digambar, itulah yang dibangun.
Palet material
5 material, dipilih di meja yang sama.
“Kinan tidak pernah menjual kami gaya. Ia bertanya kami bangun jam berapa, lalu memindahkan kamar ke sisi timur. Tamu kami selalu menyebut cahaya paginya.”
Punya ruang yang ingin diceritakan seperti ini?
